Pura Uluwatu

Posted on February 24, 2011

0


Pura uluwatu terletak di Desa Pecatu, tempat ini terkenal dengan pemandangannya yang menakjubkan, pura yang terletak di tebing pantai ini memberikan sunset yang indah sekali.

Untuk masuk ke pura ini pengujung diwajibkan menggunakan sarung dan slempang  yang sudah disediakan di pura. Jika pengunjung menggunakan celana pendek diatas lutut pengunjung wajib menggunakan sarung tetapi jika pengunjung menggunakan celana atau pakain di bawah lutut wajib menggunakan slempang (seperti ikat pinggang)

Di pura uluwatu banyak sekali kera, Kera-kera di sini sangat agresif. Pengunjung sangat disarankan untuk tidak memakai kaca mata, Topi, Jepit rambut dan benda lainnya yang kemungkinan bisa di curi kera. Kera-kera ini akan mengambil barang-barang tersebut dengan harapan akan di tukar dengan makanan. Namun sayangnya mereka akan menggigit-gigit benda tersebut hingga rusak sebelum kita sempat menukarnya dengan makanan. Untuk yang membawa kamera WASPADALAH.

Setiap hari pada pukul 18.00 di pura uluwatu akan di pentaskan tari kecak kurang lebih 1 jam. Biaya untuk melihat tari kecak Rp. 50.000,- per orang. Tari kecak tidak di iringi alat musik apapun tetapi di iringi oleh paduan suara sekitar 70 orang. Tari Kecak berasal dari tarian sakral (Sang Hyang). Pada tari sanghyang seorang yang sedang kerasukan roh berkomunikasi denga para dewa atau leluhur yang sudah disucikan. Dengan menggunakan si penari sebagai media penghubung para dewa atau leluhur dapat menyampaikan sabda atau titahnya. Pada tahun 1930-an mulailah disisipi cerita epos Ramayana ke dalam tarian tersebut.Ind

Jika anda memerlukan jasa organ tunggal untuk memeriahkan acara  bisa menghubungi  085880400853 atau kunjungi www.indka-audio.com

Posted in: Bali